G lagi seneng banget dengerin lagu-lagunya Blue, secara g tuh nge-fans berat ama mereka. Sayangnya skarang mereka dah bubar.... :(
Ini g kasih link salah satu video Blue, yang judulnya Breathe Easy... asli enak banget lagunya... Di lagu ini, vokalnya Lee Ryan dominan sekali... wuihhh keren banget suaranyaa.... Rindang loves Lee Ryan.... hehehehee....
Oh ya, link ini g ambil dari www.youtube.com :
Skalian, g kasih lyric-nya juga d.. :
Cruel to the eye
I see the way he makes you smile
Cruel to the eye
Watching him hold what used to be mine
Why did I lie?
What did I walk away to find
Oooohhh...why...oooh -- why...
CHORUS
I.... can't breathe easy
Can't sleep at night
Till you're by my side
No I.... can't breathe easy
I can't dream yet another dream
Without you lying next to me
There's no air....
Curse me inside
For every word that caused you to cry
Curse me inside
I won't forget, no i won't baby i
don't know why (don't know why)
I left the one i was looking to find
Ooh -- why...ooooh, why -- why...
CHORUS
I.... can't breathe easy
Can't sleep at night
Till you're by my side
No I.... can't breathe easy (breathe easy)
I can't dream yet another dream
Without you lying next to me
There's no air....
no I.... can't breathe easy (can't breathe easy)
I can't dream yet another dream
Without you lying next to me
There's no air....
Out of my mind
Nothing makes sense anymore
I want you back in my life
That's all I'm breathing for
Ooooooohhhhh -- tell me why
Oh won't you tell me why
I can't dream yet another dream
Without you lying next to me
There's no air
I... can't breathe easy
Can't sleep at night
Till you're by my side
now i can't breathe easy
I can't dream yet another dream
Without you lying next to me
There's no air
There's no air.
Hiksss... sedih kan lagu-nya...?
Senin, 29 Desember 2008
Sabtu, 27 Desember 2008
Listen to my heart only.....
Pernah gak si, kalian melakukan hal yang bertentangan dengan kata hati...?
Biasanya, kalo mau melakukan sesuatu... kata hati lah yang selalu g dengar dulu... Selama ini, g gak pernah merasa aneh tuh kalo ngikutin kata hati... alias... apa yang g dengar dari hati selalu sejalan dengan logika (otak), or kalo pun dipaksain sejalan juga... tidak ada pertentangan batin yang berat. Karena biasanya, kata hati adalah suara yang paling jujur dan yang paling memberikan jawaban or saran yang tidak melanggar norma apapun yang ada di dunia ini. Pokoknya kata hati seperti internal control dalam suatu organisasi yang bisa provide reasonable assurance and comply with applicable laws and regulations. Kata hati bagaikan kompas dikala kita tersesat (ceilaaa....)
Mungkinkah suatu saat kata hati pernah salah...? Karena belakangan ini, g merasa something wrong with my conscience.. G dah coba nggak ngikutin or gak dengerin... tp yang terjadi malah aneh... sangat gak nyaman, sangat tersiksa. So, g putusin untuk mengikuti dan mendengarkan kata hati g aja d.... Semoga kali ini kata hati g gak salah.
Hmm, terkait dgn mendengarkan, mengikuti or mempercayai kata hati, ada klip bagus + lyric nya dari lagu yang judulnya : I Believe My Heart , by : Keedie feat James Duncan...
Have a nice watch ...
Whenever I see your face the world disappears,
All in a single glance so revealing.
You smile and I feel as though I've know you for years.
How do I know to trust what I'm feeling?
I believe my heart,
What else can I do?
When every part of every thought leads me straight to you.
I believe my heart.
There's no other choice,
For now whenever my heart speaks, I can only hear your voice
The life-time before we met has faded away.
How did I live a moment without you?
You don't have to speak at all, I know what you'd say.
And I know every secret about you.
I believe my heart.
It believes in you.
It's telling me that what I see is completely true.
I believe my heart.
How can it be wrong?
It says that what I feel for you I will feel my whole life long.
I believe my heart.
It believes in you.
It's telling me that what I see is completely true.
And with all my soul
I believe my heart.
The portrait that it paints of you is a perfect work of art.
Thanks to Ipie, yang udah kirim lyric lagu ini... kamu emang sangat ngerti in d. Muuachh...
Biasanya, kalo mau melakukan sesuatu... kata hati lah yang selalu g dengar dulu... Selama ini, g gak pernah merasa aneh tuh kalo ngikutin kata hati... alias... apa yang g dengar dari hati selalu sejalan dengan logika (otak), or kalo pun dipaksain sejalan juga... tidak ada pertentangan batin yang berat. Karena biasanya, kata hati adalah suara yang paling jujur dan yang paling memberikan jawaban or saran yang tidak melanggar norma apapun yang ada di dunia ini. Pokoknya kata hati seperti internal control dalam suatu organisasi yang bisa provide reasonable assurance and comply with applicable laws and regulations. Kata hati bagaikan kompas dikala kita tersesat (ceilaaa....)
Mungkinkah suatu saat kata hati pernah salah...? Karena belakangan ini, g merasa something wrong with my conscience.. G dah coba nggak ngikutin or gak dengerin... tp yang terjadi malah aneh... sangat gak nyaman, sangat tersiksa. So, g putusin untuk mengikuti dan mendengarkan kata hati g aja d.... Semoga kali ini kata hati g gak salah.
Hmm, terkait dgn mendengarkan, mengikuti or mempercayai kata hati, ada klip bagus + lyric nya dari lagu yang judulnya : I Believe My Heart , by : Keedie feat James Duncan...
Have a nice watch ...
Whenever I see your face the world disappears,
All in a single glance so revealing.
You smile and I feel as though I've know you for years.
How do I know to trust what I'm feeling?
I believe my heart,
What else can I do?
When every part of every thought leads me straight to you.
I believe my heart.
There's no other choice,
For now whenever my heart speaks, I can only hear your voice
The life-time before we met has faded away.
How did I live a moment without you?
You don't have to speak at all, I know what you'd say.
And I know every secret about you.
I believe my heart.
It believes in you.
It's telling me that what I see is completely true.
I believe my heart.
How can it be wrong?
It says that what I feel for you I will feel my whole life long.
I believe my heart.
It believes in you.
It's telling me that what I see is completely true.
And with all my soul
I believe my heart.
The portrait that it paints of you is a perfect work of art.
Thanks to Ipie, yang udah kirim lyric lagu ini... kamu emang sangat ngerti in d. Muuachh...
Senin, 22 Desember 2008
For Those Who Fail in Love
Akhir-akhir ini g perhatikan beberapa teman di fesbuk or di ym pasang status yang mengisyaratkan sedang patah hati,putus cinta or hanya sekedar kecewa sama 'gebetan' (hmm kalo yg ini khusus untuk yang blom sempet jadian masih pada tahap pdkt) untuk kasus itu semua g pake istilah "Fail in Love". Untuk itulah, tanpa bermaksud menggurui, g dedikasikan
tulisan ini buat kalian, harapan g, setidaknya tulisan ini bisa sedikit meringankan kalian. Jatuh cinta... hmm seperti kata tante... - oh, mungkin kita harus manggilnya eyang Titiek Puspa - jatuh cinta itu berjuta rasanya. Semua jadi terasa enak, lezat atau manis. Semua makanan yang kita makan jadi terasa lezat apalagi kalo makannya berdua sama si dia, semua lagu yang si dia berikan or dia dedikasikan untuk kita menjadi enak didengar, padahal sebelumnya kita biasa-biasa aja or bahkan gak suka sama sekali sama lagu itu. Belum lagi, segala perasaan yang
dialami oleh hati kita, terutama rasa kangen (padahal baru 1 menit yang lalu berpisah, badannnya aja masih belum keluar pagar rumah kita...hehehee...) atau rasa deg-deg an kalo
ngobrol dengan si dia. Hmmm bicara ttg deg-deg an, kalo jaman g ABG dulu, baru liat pagar rumah-nya pacar (orang tuanya pacar maksudnya) aja udah bikin grogi. Kalo jaman sekarang lain lagi, baru liat namanya di phonebook HP or di friend list-nya YM, fesbuk or friendster udah bisa bikin kita senyum-senyum sendiri plus detak jantung yang cepat. Iya gak sih...? Pokoknya banyak d perasaan ttg jatuh cinta, kan katanya ada berjuta-juta... tp semuanya bermuara ke perasaan yang indah-indah. Maaf ya teman, g nulis ini bukan untuk membuat kalian jadi tambah nangis bombay... tp nantinya kita akan lihat semua perasaan itu hanya "screen saver".
Nah bagaimana dengan perasaan Fail in Love...? ternyata ya, perasaan waktu kita fail in love... hmmm kata ibu Rindang (jangan dulu panggil g eyang ya.... hehehe..) putus cinta bermilyar rasanya... Rasa kangen, sedih, sakit, putus asa dll (kalo g tulisin semua... rasa fail in love semilyar gak nampung nih editor blog g.. hehehe..). Kangen...? pasti... biasanya dia ada di dekat kita or perhatikan kita dari jauh (untuk yang long distance) tiba-tiba gak ada. Sedih, disaat kita masih ingin mencurahkan segenap rasa kasih sayang dan cinta kita tiba-tiba harus berhenti (terutama buat yang diputusin ni..). Sakit, nggak jelas yang sakit dimana... tp pasti sangat terasa adalah di bagian dada, kalo g serasa ada yang mukul sekeras-kerasnya di bagian dada... sakiiiittttt banget... sungguh tersiksa... karena rasa sakit "virtual" ini... kok "virtual" ? ya, karena g gak bisa bawa ke dokter, krn rasa sakit ini bukan disebabkan oleh sakit maag apalagi sakit jantung. Saking sakitnya, sampai air mata nggak bisa di kontrol lagi, keluar dengan cueknya dan PD nya mengalir ke pipi kita... tanpa melihat situasi. Segala rasa itu, akhirnya tiba disuatu titik, yaitu titik dimana kita putus asa. Nah, disinilah kita harus pandai-pandai mengelola rasa putus asa ini supaya tidak menimbulkan dampak yang aneh-aneh.
Gimana cara mengelola si putus asa ini..? hmmm, kalo cara g sih, mulai dari tahap rasa kangen n sedih karena kehilangan, g coba tulis semua yg g rasain.... berat..? pasti... tp sedikit demi sedikit... bisa mengurangi beban kita. Bahkan kalo kalian masih sanggup melihat "barang peninggalan" dari si dia, yang bisa berupa benda, puisi or hanya sekedar kalimat sederhana yg menyatakan "i love u" (huueekk..), silahkan dilihat.. tp kalo gak sanggup jangan ya.. Sedangkan, kalo g merasa sangat sakit... spt yang tadi g bilang, air mata jadi susah di kontrol... ya.. g nangis
aja.. gak usah ditahan... paling kalo di tanya sama teman or orang rumah, bilang aja sakit perut... :), malah, kalo udah ada yang nanya gitu, g lebih bebas nangis nya.. (tp g gak pake meraung-raung loh..). Pokoknya... feel free to cry... Cry till u drop... Cry till there's no tears left behind (duh... g jadi pengen nangis juga ni... hikss...). Nah, kalo semua perasaan fail in love stadium rendah sampe sedang tadi sudah dikelola..., tinggal kita mengelola rasa fail in love stadium lanjut... yaitu rasa putus asa tadi.
Teman ku tercinta, putus asa boleh... maksudnya, putus asa sama si dia yang meninggalkan kita or yang terpaksa kita tinggalkan. Cukup, sampe disitu aja putus asa-nya. Jangan dibiarkan menjalar ke aspek kehidupan kita yang lain yang sebetulnya sangat lebih berharga daripada si dia. Selanjutnya.. the show must go on... Kita pasang target-target pribadi kita, misalnya : kalian harus lulus S1 / S2 secepatnya... silahkan.. lakukan... tunjukkan ke dia, kalo the sun still shine around me even u r not with me anymore, tunjukkan, kita bisa sukses walopun dia sudah amat
sangat meluluhlantakan tatanan hati kita. Atau, kalian mau pasang target yang tidak terlalu bombastis kaya tadi... juga boleh... yang hasilnya bisa langsung kelihatan... hmmm misalnya... apa ya...? naaaahhh... misalnya nih, g hobby banget nge-gym... (walopun di gym rajinnya ikut kelas hip hop or groovy dance hehehehee...paling berat body combat), g akan makin rajin nge-gym.. or olahraga dirumah... cuma sekarang g tambah dengan latihan beban, misalnya pake alat fitness di gym.. or di rumah pake dumbel or pake matras untuk melakukan push up, plank, bridge, twisting crunch... buat latihan perut. Yakin d, walopun timbangan kita turun drastis (secara, fail in love bikin gak nafsu makan..), tp badan kita jadi lebih kenceng,lebih shape n lebih sexy hehehe. Nyesel deh pasti si dia ninggalin kita, setelah lihat perubahan fisik kita yang makin shape. Itu semua, waktunya gak lama... kalo kalian konsisten, 3 bulan aja hasilnya udah kelihatan. Belum lagi, suasana di gym terutama kelas hip hop fun banget, baru dengerin musik untuk warming up aja... udah gak tahan pengen langsung ke koreografi intinya.. dan berat rasanya kalo latihan dah masuk ke sesi cooling down. Well, perasaan fun itu yang membuat hati kita cepat terobati dari rasa fail in love. Apalagi kalo disana dapet gebetan baru... hahahahaaa.. Pokoknya banyak lah, yang bisa kita lakukan hal-hal positif lainnya untuk mengatasi putus asa karena fail in love. Semua orang pasti punya cara or target masing-masing. Pokoknya... intinya... buat si dia menyesal karena telah meninggalkan kita. Kalo nanti ternyata dia menyesal dan mau balik lagi sama kita...? yaa..itu sih terserah kalian... kalo masih cinta... balik lagi aja... asal..... hati-hati... yakinkan.. kalo kalian tidak akan diperlakukan sama lagi (disakiti kemudian ditinggalkan) oleh dia.
Terlepas dari itu semua, sebenarnya, yang kita alami itu adalah bagian dari perjalanan hidup kita. Kita harus tetap bersyukur, karena kita dipertemukan sama dia, or mengutip dari lagunya Yovie n Nuno.., "..... dan ku bersyukur... sempat memiliki mu..." Karena, mungkiinnn... kalo kita tidak ketemu dgn dia, kita tidak menjadi orang yang lebih baik, lebih sukses, lebih berharga or lebih sexy... hehehehe ( ingat.. tahap mengelola putus asa..)
Sebagai penutup, g kutipkan beberapa lirik dari lagu terkait dengan rasa fail in love :
"Aku hancur, ku terluka, namun engkaulah nafasku... kau cintaku, meski aku, bukan di benakmu lagi... dan ku beruntung sempat memiliki mu... " - Yovie n Nuno
"kau ajarkan aku bahagia kau ajarakan aku derita
kau tunjukan aku bahagia kau tunjukan aku derita
kau berikan aku bahagia kau berikan aku derita.... " - Berhenti Berharap - Sheila on 7
Buat yang nyesel udah menyakiti pasangan n kepengen balik lagi... boleh juga ni...
"Baby, won't you show me the way back to your heart
Let me see a sign to know if I'm close or far
Lead me back to the road
That leads back to your arms
Back to your arms" - Show Me The Way Back To Your Heart - Brian mcKnight
"To the north, To the south, It don't matter, Every road
leads to you
(I'm coming home)
All roads lead to you, Wherever I go
Everytime I told you I was just passing through
What my heart didn't know, was all roads lead to you " - All Roads Lead To You - Chicago.
tulisan ini buat kalian, harapan g, setidaknya tulisan ini bisa sedikit meringankan kalian. Jatuh cinta... hmm seperti kata tante... - oh, mungkin kita harus manggilnya eyang Titiek Puspa - jatuh cinta itu berjuta rasanya. Semua jadi terasa enak, lezat atau manis. Semua makanan yang kita makan jadi terasa lezat apalagi kalo makannya berdua sama si dia, semua lagu yang si dia berikan or dia dedikasikan untuk kita menjadi enak didengar, padahal sebelumnya kita biasa-biasa aja or bahkan gak suka sama sekali sama lagu itu. Belum lagi, segala perasaan yang
dialami oleh hati kita, terutama rasa kangen (padahal baru 1 menit yang lalu berpisah, badannnya aja masih belum keluar pagar rumah kita...hehehee...) atau rasa deg-deg an kalo
ngobrol dengan si dia. Hmmm bicara ttg deg-deg an, kalo jaman g ABG dulu, baru liat pagar rumah-nya pacar (orang tuanya pacar maksudnya) aja udah bikin grogi. Kalo jaman sekarang lain lagi, baru liat namanya di phonebook HP or di friend list-nya YM, fesbuk or friendster udah bisa bikin kita senyum-senyum sendiri plus detak jantung yang cepat. Iya gak sih...? Pokoknya banyak d perasaan ttg jatuh cinta, kan katanya ada berjuta-juta... tp semuanya bermuara ke perasaan yang indah-indah. Maaf ya teman, g nulis ini bukan untuk membuat kalian jadi tambah nangis bombay... tp nantinya kita akan lihat semua perasaan itu hanya "screen saver".
Nah bagaimana dengan perasaan Fail in Love...? ternyata ya, perasaan waktu kita fail in love... hmmm kata ibu Rindang (jangan dulu panggil g eyang ya.... hehehe..) putus cinta bermilyar rasanya... Rasa kangen, sedih, sakit, putus asa dll (kalo g tulisin semua... rasa fail in love semilyar gak nampung nih editor blog g.. hehehe..). Kangen...? pasti... biasanya dia ada di dekat kita or perhatikan kita dari jauh (untuk yang long distance) tiba-tiba gak ada. Sedih, disaat kita masih ingin mencurahkan segenap rasa kasih sayang dan cinta kita tiba-tiba harus berhenti (terutama buat yang diputusin ni..). Sakit, nggak jelas yang sakit dimana... tp pasti sangat terasa adalah di bagian dada, kalo g serasa ada yang mukul sekeras-kerasnya di bagian dada... sakiiiittttt banget... sungguh tersiksa... karena rasa sakit "virtual" ini... kok "virtual" ? ya, karena g gak bisa bawa ke dokter, krn rasa sakit ini bukan disebabkan oleh sakit maag apalagi sakit jantung. Saking sakitnya, sampai air mata nggak bisa di kontrol lagi, keluar dengan cueknya dan PD nya mengalir ke pipi kita... tanpa melihat situasi. Segala rasa itu, akhirnya tiba disuatu titik, yaitu titik dimana kita putus asa. Nah, disinilah kita harus pandai-pandai mengelola rasa putus asa ini supaya tidak menimbulkan dampak yang aneh-aneh.
Gimana cara mengelola si putus asa ini..? hmmm, kalo cara g sih, mulai dari tahap rasa kangen n sedih karena kehilangan, g coba tulis semua yg g rasain.... berat..? pasti... tp sedikit demi sedikit... bisa mengurangi beban kita. Bahkan kalo kalian masih sanggup melihat "barang peninggalan" dari si dia, yang bisa berupa benda, puisi or hanya sekedar kalimat sederhana yg menyatakan "i love u" (huueekk..), silahkan dilihat.. tp kalo gak sanggup jangan ya.. Sedangkan, kalo g merasa sangat sakit... spt yang tadi g bilang, air mata jadi susah di kontrol... ya.. g nangis
aja.. gak usah ditahan... paling kalo di tanya sama teman or orang rumah, bilang aja sakit perut... :), malah, kalo udah ada yang nanya gitu, g lebih bebas nangis nya.. (tp g gak pake meraung-raung loh..). Pokoknya... feel free to cry... Cry till u drop... Cry till there's no tears left behind (duh... g jadi pengen nangis juga ni... hikss...). Nah, kalo semua perasaan fail in love stadium rendah sampe sedang tadi sudah dikelola..., tinggal kita mengelola rasa fail in love stadium lanjut... yaitu rasa putus asa tadi.
Teman ku tercinta, putus asa boleh... maksudnya, putus asa sama si dia yang meninggalkan kita or yang terpaksa kita tinggalkan. Cukup, sampe disitu aja putus asa-nya. Jangan dibiarkan menjalar ke aspek kehidupan kita yang lain yang sebetulnya sangat lebih berharga daripada si dia. Selanjutnya.. the show must go on... Kita pasang target-target pribadi kita, misalnya : kalian harus lulus S1 / S2 secepatnya... silahkan.. lakukan... tunjukkan ke dia, kalo the sun still shine around me even u r not with me anymore, tunjukkan, kita bisa sukses walopun dia sudah amat
sangat meluluhlantakan tatanan hati kita. Atau, kalian mau pasang target yang tidak terlalu bombastis kaya tadi... juga boleh... yang hasilnya bisa langsung kelihatan... hmmm misalnya... apa ya...? naaaahhh... misalnya nih, g hobby banget nge-gym... (walopun di gym rajinnya ikut kelas hip hop or groovy dance hehehehee...paling berat body combat), g akan makin rajin nge-gym.. or olahraga dirumah... cuma sekarang g tambah dengan latihan beban, misalnya pake alat fitness di gym.. or di rumah pake dumbel or pake matras untuk melakukan push up, plank, bridge, twisting crunch... buat latihan perut. Yakin d, walopun timbangan kita turun drastis (secara, fail in love bikin gak nafsu makan..), tp badan kita jadi lebih kenceng,lebih shape n lebih sexy hehehe. Nyesel deh pasti si dia ninggalin kita, setelah lihat perubahan fisik kita yang makin shape. Itu semua, waktunya gak lama... kalo kalian konsisten, 3 bulan aja hasilnya udah kelihatan. Belum lagi, suasana di gym terutama kelas hip hop fun banget, baru dengerin musik untuk warming up aja... udah gak tahan pengen langsung ke koreografi intinya.. dan berat rasanya kalo latihan dah masuk ke sesi cooling down. Well, perasaan fun itu yang membuat hati kita cepat terobati dari rasa fail in love. Apalagi kalo disana dapet gebetan baru... hahahahaaa.. Pokoknya banyak lah, yang bisa kita lakukan hal-hal positif lainnya untuk mengatasi putus asa karena fail in love. Semua orang pasti punya cara or target masing-masing. Pokoknya... intinya... buat si dia menyesal karena telah meninggalkan kita. Kalo nanti ternyata dia menyesal dan mau balik lagi sama kita...? yaa..itu sih terserah kalian... kalo masih cinta... balik lagi aja... asal..... hati-hati... yakinkan.. kalo kalian tidak akan diperlakukan sama lagi (disakiti kemudian ditinggalkan) oleh dia.
Terlepas dari itu semua, sebenarnya, yang kita alami itu adalah bagian dari perjalanan hidup kita. Kita harus tetap bersyukur, karena kita dipertemukan sama dia, or mengutip dari lagunya Yovie n Nuno.., "..... dan ku bersyukur... sempat memiliki mu..." Karena, mungkiinnn... kalo kita tidak ketemu dgn dia, kita tidak menjadi orang yang lebih baik, lebih sukses, lebih berharga or lebih sexy... hehehehe ( ingat.. tahap mengelola putus asa..)
Sebagai penutup, g kutipkan beberapa lirik dari lagu terkait dengan rasa fail in love :
"Aku hancur, ku terluka, namun engkaulah nafasku... kau cintaku, meski aku, bukan di benakmu lagi... dan ku beruntung sempat memiliki mu... " - Yovie n Nuno
"kau ajarkan aku bahagia kau ajarakan aku derita
kau tunjukan aku bahagia kau tunjukan aku derita
kau berikan aku bahagia kau berikan aku derita.... " - Berhenti Berharap - Sheila on 7
Buat yang nyesel udah menyakiti pasangan n kepengen balik lagi... boleh juga ni...
"Baby, won't you show me the way back to your heart
Let me see a sign to know if I'm close or far
Lead me back to the road
That leads back to your arms
Back to your arms" - Show Me The Way Back To Your Heart - Brian mcKnight
"To the north, To the south, It don't matter, Every road
leads to you
(I'm coming home)
All roads lead to you, Wherever I go
Everytime I told you I was just passing through
What my heart didn't know, was all roads lead to you " - All Roads Lead To You - Chicago.
Semilir saja....
Ketika semilir sang indah pergi tiba-tiba, lebih cepat dari datangnya pagi dari malam, lebih cepat dari berubahnya terik mentari menjadi hujan, apa yang bisa kita lakukan...?
Belum sempat dirasakan semilir itu merasuk ke aliran darah yang akhirnya akan menyatu dengan detakan jantung dan tergambar dalam hembusan nafas diiringi senyum bahagia, karena tiba-tiba semua pergi meninggalkan hati yang terlanjur bergemuruh meminta, yang saat ini dipaksa untuk terkulai mati.
Apakah semilir itu memang bukan untuk kunikmati...?
Apakah hanya angin malam genit membawa semilir itu sehingga membelai semua pori-pori kulitku..?
Seandainya begitu, pantaskah jika ku meminta lebih dari hanya sekedar semilir saja, wahai angin malam... ? Biarkan aku merasakan utuh sang indah mu. Biarkan sang indah mu mengisi semua relung hampa ku. Biarkan kutebarkan senyum manisku untuk sekali ini saja.
Belum sempat dirasakan semilir itu merasuk ke aliran darah yang akhirnya akan menyatu dengan detakan jantung dan tergambar dalam hembusan nafas diiringi senyum bahagia, karena tiba-tiba semua pergi meninggalkan hati yang terlanjur bergemuruh meminta, yang saat ini dipaksa untuk terkulai mati.
Apakah semilir itu memang bukan untuk kunikmati...?
Apakah hanya angin malam genit membawa semilir itu sehingga membelai semua pori-pori kulitku..?
Seandainya begitu, pantaskah jika ku meminta lebih dari hanya sekedar semilir saja, wahai angin malam... ? Biarkan aku merasakan utuh sang indah mu. Biarkan sang indah mu mengisi semua relung hampa ku. Biarkan kutebarkan senyum manisku untuk sekali ini saja.
Jumat, 19 Desember 2008
Cerita dari St. Tanah Abang
Kemarin g pulang sendiri alias gak di jemput, yah.. buat g sih kebetulan banget gak dijemput, coz yesterday i just wanna be alone. Untuk itu, g putusin pulang naik kereta KRL AC dari St. Tanah Abang yg jam 18.42 ... tp ternyata keretanya telat sampe jam 19.00 -an gitu.. sekali lagi, gak masalah buat g, artinya, g dapet tambahan waktu untuk sendiri sambil berpikir ttg apa yang selama ini bikin perasaan gak tenang.
Berhubung g sampe stasiun masih jam 6 kurang, memang agak lama nunggu keretanya. Pas lagi serius ber "kontemplasi" (hihihi.. hebat banget g, bisa kontemplasi di tempat yang crowded kaya' gitu..) sambil melihat sungai Tanah Abang yg item, liat lampu mobil berderet-deret macet diatas jembatan layang dan gedung-gedung yang berkelap-kelip manis, dan langit yang semburat oranye bagus banget, tiba-tiba disebelah g dateng ibu muda dgn 1 anak cowoknya yang masih kecil, yang belakangan g tau umurnya baru 2 tahun 3 bulanan. Seperti biasa, anak kecil suka bikin rusuh yang ujungnya membuat si ibu jengkel setengah mati. Saking rusuhnya itu ibu dan anak, kontemplasi g terganggu.. (makanya kalo mo kontemplasi.. ke utan aja..), padahal g udah coba konsentrasi... tetap juga gak bisa fokus lagi, sementara g lihat udah gak ada tempat lagi untuk g pindah tempat. Akhirnya, daripada jengkel sendiri, g ajak ngomong si ibu, kira-kira dialog g dgn si ibu adalah sbb :
Pertanyaan pertama dengan basa-basi... :
g : "anaknya umur berapa bu..?",
ibu : "2 tahun 3 bulan kak.."
g : "ooooohhh.." dalam hati... pantesan masih hobi bikin rusuh... baru 2 tahun.. cowok lagi anaknya.
Pertanyaan berikutnya, biasalah.. namanya di Stasiun.. pasti pertanyaannya sekitar tujuan kita gak mungkin g nanya "mo belanja apa bu..?" heheheee...
g : "mau kemana bu..."
ibu : "gak kemana-mana kak.... saya dari daerah Senen.."
(lah.. kan g bingung... aneh.. juga nih si ibu.. ada di stasiun tapi gak mau kemana-mana)
g : "ibu disini ngapain... kok gak pulang ke Senen lagi.."
ibu : "saya nunggu temannya suami saya disini.. mau nanyain kabarnya suami saya yang 3 minggu belum pulang..."
(gubraaakkk.... kasian banget ni ibu... g mulai tertarik nih... so g lanjutin percakapannya).
g : "ibu janjian jam berapa sama teman suami ibu ? janjinya ketemu di mana..?" (maksud g, stasiun kan luas, apakah janjiannya dekat loket, dekat mushola or di tengah rel... gitu..).
ibu : "nggak... saya nggak janjian.... pokoknya saya tungguin aja disini... katanya dia kalo pulang kerja naik kereta dari stasiun tanah abang..."
(wah... serasa mo pingsan g... bayangin.. stasiun rame gitu... banyak orang hilir mudik... dia nunggu orang dgn tanpa perjanjian sebelumnya... pede banget nih si ibu...)
g : "wah... susah bu ketemunya. emang suami ibu kemana..?"
ibu : "kerja.. tapi dah 3 minggu gak pulang, gak ada kabar... saya tadi dari Senen abis kekantornya.. tapi.. kata orang kantor juga gak masuk-masuk..."
(duh.. duh... mulai bt deh g denger cerita si ibu... maksudnya bt ama suami-nya yang seenak perutnya ninggalin istri dan anak..)
Lalu si ibu cerita panjang lebar, kalo suaminya pernah ninggalin dia waktu hamil si anak cowok ini, kemudian dateng lagi setelah si anak berusia 3 bulan, skarang ilang lagi tuh suami. Dan bagaimana dia selama ini survive menghidupi dirinya dan anaknya dengan berjualan makanan kecil.. yang katanya, skarang ini modal usahanya abis untuk hidup sehari-hari. Makanya dia nekat nyari suami-nya. Mau minta sekedar uang untuk beli susu anaknya, yang pastinya bukan susu mahal. Sementara, kampung suami-nya di Bogor dan dia gak punya banyak uang untuk pergi ke Bogor.
Waktu si ibu itu cerita, tiba-tiba banyak ibu-ibu lain yang kaya' g sesama penunggu KRL yang ikutan nimbrung, dan akhirnya, namanya perempuan, kan bawaannya gak tegaan, urunan lah kita untuk sekedar beli makanan dan minum anaknya yang saat itu rusuh banget karena laper n haus.
Untung aja, akhirnya kereta g yang amat sangat terlambat itu akhirnya dateng juga.. huh.. g sih gak mengharapkan dapet duduk lah.. kalo udah malem gitu.. tp gak pa pa, kalo di KRL AC kan suasananya juga asik.. gak penuh.. dan tetap sejuk. Dan dengan berat hati, g pamit ke si ibu itu, sambil minta dia pulang aja.. krn hari udah malem, kasian anaknya.. rumahnya juga di Ciledug. Tapi, dalam hati g, amat sangat iba dengan ibu itu... ternyata, selama ini, saat itu, g yang merasa sedang dalam suasana hati yang "mendung", setelah bertemu dengan ibu itu suasana hati berubah menjadi "hitam". Betapa sedihnya kalo g yang jadi si ibu... dengan tanpa daya... hanya bisa menunggu keajaiban untuk bertemu dengan teman suaminya. Sementara g, yang mungkin masalah g, gak ada "apa-apanya" dengan yang dialami si ibu itu sudah merasa sering "down.." Yah, memang si, masalah kita berbeda... tp paling tidak, g masih punya kekuatan finansial untuk melakukan hal-hal lain yang bisa meringankan beban g.
Pas, g masuk kereta, bener aja kan, gak ada bangku kosong, akhirnya g milih berdiri depan pintu, hmm posisi ini strategis banget, karena dengan begitu, g bisa lihat ke jalan sambil menyembunyikan, mata g yang berkaca-kaca dan hidung g yang memerah.... hikss.. Asli, sedih banget waktu itu... mikirin si ibu + masalah g sendiri. Sepanjang jalan, g cuma kucek-kucek mata, nge-lap idung... supaya g ketauan orang... kalo g lagi sedih.. Kenapa g jadi sangat sensi begitu...? krn g tau banget perasaan yang dialami si ibu, pasti ada beribu pertanyaan di hati si ibu tentang suaminya, misalnya : "bagaimana keadaannya..?", "kenapa gak kirim kabar..?" bahkan mungkin pertanyaan yang menyalahkan diri si ibu, misal : "apa salah saya sampai kamu tega menghilang tanpa kabar..". Semua pertanyaan itu, percaya atau tidak, sangat mampu men-"down grade" kepercayaan diri kita. Itu baru pertanyaan, belum lagi kalo kita bicara perasan, perasaan yang dirasakan, mulai dari perasaan bingung, kangen, sedih, pasrah sampai putus asa. Putus asa...? apakah segitu parahnya...? yah.. parah, bayangin aja, dijaman kaya' gini, dimana alat komunikasi sangat mudah dijumpai, mulai dari email, blog, bahkan segala bentuk dan model hp yang sudah bertebaran di masyarakat, orang yang kita tunggu tidak memberikan kabar sedikit pun. Ironis bukan...? Kalo sudah begitu, apa yang bisa kita lakukan..? NOTHING... ya.. paling kita menunggu sampai muncul kesadaran orang itu untuk menyapa kita. Mungkin itu lah yang dilakukan si ibu, karena sudah putus asa, tidak tau musti cari kemana lagi, dan satu-satunya harapan untuk bisa tahu kabar suaminya hanya lewat teman suaminya tersebut, maka dia nekat menunggu teman suaminya di stasiun tanah abang, dengan tanpa perjanjian lebih dulu... Itu lah yang bikin g ikutan sedih, karena g pernah merasakan kebingungan, keputusasaan seperti yang dirasakan oleh ibu itu. Cuma bedanya, si ibu itu nyariin suaminya.. kalo g nggak nyariin suami... heheheheee...
Ah.. akhirnya... kereta sampe juga di Stasiun Depok Baru... tp g belum bisa meredakan kesedihannya. Akhirnya, g putusin untuk gak usah minta jemput di depan komplek, coz i need more time to be alone n skalian.. jalan kaki, itung-itung olahraga.. bakar kalori.. :).
Gitu d, sedikit cerita dari perjalanan pulang g kemarin, memang, tiap orang punya masalah yang berbeda... dan menurut g, masalah g dengan si ibu sama tragisnya... hanya jenis nya aja yang beda, dan g juga gak bisa menilai.. siapa yang lebih beruntung di antara kita ber-2. G berharap si ibu bisa ketemu dengan teman suaminya dan akhirnya bisa ketemu suaminya juga. Amin.
Berhubung g sampe stasiun masih jam 6 kurang, memang agak lama nunggu keretanya. Pas lagi serius ber "kontemplasi" (hihihi.. hebat banget g, bisa kontemplasi di tempat yang crowded kaya' gitu..) sambil melihat sungai Tanah Abang yg item, liat lampu mobil berderet-deret macet diatas jembatan layang dan gedung-gedung yang berkelap-kelip manis, dan langit yang semburat oranye bagus banget, tiba-tiba disebelah g dateng ibu muda dgn 1 anak cowoknya yang masih kecil, yang belakangan g tau umurnya baru 2 tahun 3 bulanan. Seperti biasa, anak kecil suka bikin rusuh yang ujungnya membuat si ibu jengkel setengah mati. Saking rusuhnya itu ibu dan anak, kontemplasi g terganggu.. (makanya kalo mo kontemplasi.. ke utan aja..), padahal g udah coba konsentrasi... tetap juga gak bisa fokus lagi, sementara g lihat udah gak ada tempat lagi untuk g pindah tempat. Akhirnya, daripada jengkel sendiri, g ajak ngomong si ibu, kira-kira dialog g dgn si ibu adalah sbb :
Pertanyaan pertama dengan basa-basi... :
g : "anaknya umur berapa bu..?",
ibu : "2 tahun 3 bulan kak.."
g : "ooooohhh.." dalam hati... pantesan masih hobi bikin rusuh... baru 2 tahun.. cowok lagi anaknya.
Pertanyaan berikutnya, biasalah.. namanya di Stasiun.. pasti pertanyaannya sekitar tujuan kita gak mungkin g nanya "mo belanja apa bu..?" heheheee...
g : "mau kemana bu..."
ibu : "gak kemana-mana kak.... saya dari daerah Senen.."
(lah.. kan g bingung... aneh.. juga nih si ibu.. ada di stasiun tapi gak mau kemana-mana)
g : "ibu disini ngapain... kok gak pulang ke Senen lagi.."
ibu : "saya nunggu temannya suami saya disini.. mau nanyain kabarnya suami saya yang 3 minggu belum pulang..."
(gubraaakkk.... kasian banget ni ibu... g mulai tertarik nih... so g lanjutin percakapannya).
g : "ibu janjian jam berapa sama teman suami ibu ? janjinya ketemu di mana..?" (maksud g, stasiun kan luas, apakah janjiannya dekat loket, dekat mushola or di tengah rel... gitu..).
ibu : "nggak... saya nggak janjian.... pokoknya saya tungguin aja disini... katanya dia kalo pulang kerja naik kereta dari stasiun tanah abang..."
(wah... serasa mo pingsan g... bayangin.. stasiun rame gitu... banyak orang hilir mudik... dia nunggu orang dgn tanpa perjanjian sebelumnya... pede banget nih si ibu...)
g : "wah... susah bu ketemunya. emang suami ibu kemana..?"
ibu : "kerja.. tapi dah 3 minggu gak pulang, gak ada kabar... saya tadi dari Senen abis kekantornya.. tapi.. kata orang kantor juga gak masuk-masuk..."
(duh.. duh... mulai bt deh g denger cerita si ibu... maksudnya bt ama suami-nya yang seenak perutnya ninggalin istri dan anak..)
Lalu si ibu cerita panjang lebar, kalo suaminya pernah ninggalin dia waktu hamil si anak cowok ini, kemudian dateng lagi setelah si anak berusia 3 bulan, skarang ilang lagi tuh suami. Dan bagaimana dia selama ini survive menghidupi dirinya dan anaknya dengan berjualan makanan kecil.. yang katanya, skarang ini modal usahanya abis untuk hidup sehari-hari. Makanya dia nekat nyari suami-nya. Mau minta sekedar uang untuk beli susu anaknya, yang pastinya bukan susu mahal. Sementara, kampung suami-nya di Bogor dan dia gak punya banyak uang untuk pergi ke Bogor.
Waktu si ibu itu cerita, tiba-tiba banyak ibu-ibu lain yang kaya' g sesama penunggu KRL yang ikutan nimbrung, dan akhirnya, namanya perempuan, kan bawaannya gak tegaan, urunan lah kita untuk sekedar beli makanan dan minum anaknya yang saat itu rusuh banget karena laper n haus.
Untung aja, akhirnya kereta g yang amat sangat terlambat itu akhirnya dateng juga.. huh.. g sih gak mengharapkan dapet duduk lah.. kalo udah malem gitu.. tp gak pa pa, kalo di KRL AC kan suasananya juga asik.. gak penuh.. dan tetap sejuk. Dan dengan berat hati, g pamit ke si ibu itu, sambil minta dia pulang aja.. krn hari udah malem, kasian anaknya.. rumahnya juga di Ciledug. Tapi, dalam hati g, amat sangat iba dengan ibu itu... ternyata, selama ini, saat itu, g yang merasa sedang dalam suasana hati yang "mendung", setelah bertemu dengan ibu itu suasana hati berubah menjadi "hitam". Betapa sedihnya kalo g yang jadi si ibu... dengan tanpa daya... hanya bisa menunggu keajaiban untuk bertemu dengan teman suaminya. Sementara g, yang mungkin masalah g, gak ada "apa-apanya" dengan yang dialami si ibu itu sudah merasa sering "down.." Yah, memang si, masalah kita berbeda... tp paling tidak, g masih punya kekuatan finansial untuk melakukan hal-hal lain yang bisa meringankan beban g.
Pas, g masuk kereta, bener aja kan, gak ada bangku kosong, akhirnya g milih berdiri depan pintu, hmm posisi ini strategis banget, karena dengan begitu, g bisa lihat ke jalan sambil menyembunyikan, mata g yang berkaca-kaca dan hidung g yang memerah.... hikss.. Asli, sedih banget waktu itu... mikirin si ibu + masalah g sendiri. Sepanjang jalan, g cuma kucek-kucek mata, nge-lap idung... supaya g ketauan orang... kalo g lagi sedih.. Kenapa g jadi sangat sensi begitu...? krn g tau banget perasaan yang dialami si ibu, pasti ada beribu pertanyaan di hati si ibu tentang suaminya, misalnya : "bagaimana keadaannya..?", "kenapa gak kirim kabar..?" bahkan mungkin pertanyaan yang menyalahkan diri si ibu, misal : "apa salah saya sampai kamu tega menghilang tanpa kabar..". Semua pertanyaan itu, percaya atau tidak, sangat mampu men-"down grade" kepercayaan diri kita. Itu baru pertanyaan, belum lagi kalo kita bicara perasan, perasaan yang dirasakan, mulai dari perasaan bingung, kangen, sedih, pasrah sampai putus asa. Putus asa...? apakah segitu parahnya...? yah.. parah, bayangin aja, dijaman kaya' gini, dimana alat komunikasi sangat mudah dijumpai, mulai dari email, blog, bahkan segala bentuk dan model hp yang sudah bertebaran di masyarakat, orang yang kita tunggu tidak memberikan kabar sedikit pun. Ironis bukan...? Kalo sudah begitu, apa yang bisa kita lakukan..? NOTHING... ya.. paling kita menunggu sampai muncul kesadaran orang itu untuk menyapa kita. Mungkin itu lah yang dilakukan si ibu, karena sudah putus asa, tidak tau musti cari kemana lagi, dan satu-satunya harapan untuk bisa tahu kabar suaminya hanya lewat teman suaminya tersebut, maka dia nekat menunggu teman suaminya di stasiun tanah abang, dengan tanpa perjanjian lebih dulu... Itu lah yang bikin g ikutan sedih, karena g pernah merasakan kebingungan, keputusasaan seperti yang dirasakan oleh ibu itu. Cuma bedanya, si ibu itu nyariin suaminya.. kalo g nggak nyariin suami... heheheheee...
Ah.. akhirnya... kereta sampe juga di Stasiun Depok Baru... tp g belum bisa meredakan kesedihannya. Akhirnya, g putusin untuk gak usah minta jemput di depan komplek, coz i need more time to be alone n skalian.. jalan kaki, itung-itung olahraga.. bakar kalori.. :).
Gitu d, sedikit cerita dari perjalanan pulang g kemarin, memang, tiap orang punya masalah yang berbeda... dan menurut g, masalah g dengan si ibu sama tragisnya... hanya jenis nya aja yang beda, dan g juga gak bisa menilai.. siapa yang lebih beruntung di antara kita ber-2. G berharap si ibu bisa ketemu dengan teman suaminya dan akhirnya bisa ketemu suaminya juga. Amin.
Selasa, 16 Desember 2008
If someone asks u...
Kalo kita ditanya, "kenapa kita makan..?" gampang jawabnya... "karena kita lapar...", ditanya lagi, "kenapa lapar...?" jawab lagi.. "karena tadi pagi gak sempet sarapan..." , masih banyak pertanyaan yang akan mengikuti jawaban kita dan kita juga nggak akan sulit menjawabnya terkait dengan lapar dan makan itu.
Kenapa bisa begitu..? karena kita paham sekali makna dari kata "makan" dan "lapar" serta kita tahu bagaimana mengukur kata-kata tersebut. Artinya, mudah buat kita menjawab sesuatu jika makna dan ukuran nya sangat jelas. Tapi, jika kita ditanya seseorang "why you fall in love with me...?", hmmm, pasti kita mesti mengerutkan kening dulu sebelum menjawabnya, iya gak..? kenapa, ya.. karena kita sendiri gak yakin what is love anyway..? belum lagi masalah, bagaimana orang memaknai kata "love" itu sendiri. Memang, ada orang-orang yang memang sudah sangat bijaknya sehingga mereka mampu memaknai kata tersebut. Tapi buat sebagian besar orang, termasuk g sendiri, masih sulit memaknai dengan baik kata "love" tersebut apalagi mengukurnya.
Tapi teman, kalo g ditanya pertanyaan seperti itu, untuk menjawabnya, g akan langsung secara cepat konsul dengan bagian yang tidak akan pernah berbohong.. yaitu.. kata hati. Biasanya dia akan cepat bantu kita utk mencari jawabnya. Percaya d, jawaban yang muncul paling pertama adalah jawaban yang paling punya pengaruh signifikan terhadap alasan kita mencintai seseorang. Memang, kadang-kadang jawaban yang keluar rada aneh, misalnya : "karena dia lucu...", "karena punya hobi yang sama..." tapi itu masih lebih baik... daripada kalo kita nggak ketemu jawaban yang tepat (mungkin saking banyaknya...), yang akhirnya, kita cuma bisa jawab... "yah... pokoknya... i love u lah...." heheheee.... gak jelas banget kan...? gue banget tu.... Tapi walaupun jawabannya gak jelas, g jamin, g pasti serius dan gak main-main dengan jawaban g...
Kenapa bisa begitu..? karena kita paham sekali makna dari kata "makan" dan "lapar" serta kita tahu bagaimana mengukur kata-kata tersebut. Artinya, mudah buat kita menjawab sesuatu jika makna dan ukuran nya sangat jelas. Tapi, jika kita ditanya seseorang "why you fall in love with me...?", hmmm, pasti kita mesti mengerutkan kening dulu sebelum menjawabnya, iya gak..? kenapa, ya.. karena kita sendiri gak yakin what is love anyway..? belum lagi masalah, bagaimana orang memaknai kata "love" itu sendiri. Memang, ada orang-orang yang memang sudah sangat bijaknya sehingga mereka mampu memaknai kata tersebut. Tapi buat sebagian besar orang, termasuk g sendiri, masih sulit memaknai dengan baik kata "love" tersebut apalagi mengukurnya.
Tapi teman, kalo g ditanya pertanyaan seperti itu, untuk menjawabnya, g akan langsung secara cepat konsul dengan bagian yang tidak akan pernah berbohong.. yaitu.. kata hati. Biasanya dia akan cepat bantu kita utk mencari jawabnya. Percaya d, jawaban yang muncul paling pertama adalah jawaban yang paling punya pengaruh signifikan terhadap alasan kita mencintai seseorang. Memang, kadang-kadang jawaban yang keluar rada aneh, misalnya : "karena dia lucu...", "karena punya hobi yang sama..." tapi itu masih lebih baik... daripada kalo kita nggak ketemu jawaban yang tepat (mungkin saking banyaknya...), yang akhirnya, kita cuma bisa jawab... "yah... pokoknya... i love u lah...." heheheee.... gak jelas banget kan...? gue banget tu.... Tapi walaupun jawabannya gak jelas, g jamin, g pasti serius dan gak main-main dengan jawaban g...
Senin, 08 Desember 2008
Yes I Do
Jika ...
Mencintaimu membuatku tak gentar menerjang badai dahsyat,
Mengasihimu membuatku kuat menahan segala rasa pilu yang ada,
dan
Merindukanmu membuatku mampu merasakan gemulai kelopak mawar yang merekah,
Teruslah sinari hari ku dengan warna warni pesona mu.
Jadikan aku termangu oleh segala kerlip bintang mu
Hapuskan sgala bimbang di dasar hatiku
Dan biarkan aku berkata : "yes i do, i want to spend my life with you for the rest of my days."
Dedicated to : you, -my dear and my Destiny-
7 Dec 08 ; 3.00 (nunggu sahur..)
Mencintaimu membuatku tak gentar menerjang badai dahsyat,
Mengasihimu membuatku kuat menahan segala rasa pilu yang ada,
dan
Merindukanmu membuatku mampu merasakan gemulai kelopak mawar yang merekah,
Teruslah sinari hari ku dengan warna warni pesona mu.
Jadikan aku termangu oleh segala kerlip bintang mu
Hapuskan sgala bimbang di dasar hatiku
Dan biarkan aku berkata : "yes i do, i want to spend my life with you for the rest of my days."
Dedicated to : you, -my dear and my Destiny-
7 Dec 08 ; 3.00 (nunggu sahur..)
Selasa, 02 Desember 2008
My Last Me Time
Me Time... hmm, setiap orang pasti butuh waktu untuk sendiri, tapi bukan berarti harus bertapa ke gunung nan jauh disana di negeri antah berantah.... gak gitu juga. At least, waktu untuk kita "memanjakan diri sendiri". Me Time buat g artinya waktu buat nge-gym, ber hip-hop ria (hikss.. dah lama banget nih..), baca buku/novel/majalah dirumah, nonton serial, ngupdate blog kaya' sekarang ni, hunting cd, hunting buku, hunting baju, kosmetik dll... hahahahaaa... cewek banget. Pake istilah keren "hunting", bilang aja belanja :).
Me Time g terakhir itu, ya, sabtu kemarin (abis gajian ni... :p ), pulang kursus, langsung ke Margo City, hmm rencananya sih cuma pengen beli kado buat Vini, abis do'i ul-tah bulan Oktober, sampe kemarin itu blom g kasih kado... duh, ngaku-nya best friend :). Nah misi pertama, cari kado dah dapet, tiba-tiba, kok jadi banyak yang harus g beli ya..? cari novel-nya Maryamah Karpov lah, cari cd-nya The Groove lah... wakss... The Groove..? hare gene nyari CD The Groove..? Salesperson di disctara aja, ampe setengah idup nyariin CD The Groove, nglayanin request g yang rada nyleneh. G bilang, "pokoknya mas, cariin deh si The Groove, di CD kompilasi walopun cuma ada 1 lagu doang juga gpp", haduh.. kasian juga tuh si mas. Tetep gak ketemu juga.. (lagian.. hare gene nyari The Groove, grup nya aja dah almarhum..), akhirnya, sambil setengah memelas, si mas-nya minta g ninggalin kartu nama, nanti kalo ada akan dihubungin, ya udah d, terpaksa g tinggalin kartu namanya. Nah, untuk mengkompensasi kekecewaan g karena gak dapet The Groove, g beli cd lain lagi, wah, tuh wajah nya si mas, langsung berbinar-binar.. *blink...blink...* akhirnya g beli 2 cd deh, cd kompilasi lagu barat yang jadul tapi masih yahud didenger sama the best nya roxette (ini g beli karena g punya versi kaset sementara di rumah dah g punya tape). Di cd kompilasi itu, g beli karena kesengsem sama All I Am -nya Heatwave. Tapi dari cd itu, ada lagu yang g "serrr..." banget kalo ngedengernya, yang judulnya Born to Love You - Geoorge Duke... romantis banget kan judulnya..?
Misi berikutnya, ke toko buku beli novel Maryamah Karpov, g dah tunggu-tunggu, tadinya sih mau beli di toko buku dekat kampus, lumayan bisa dapet diskon 15rb-an. Soalnya waktu g beli Edensor, cuma 31rb dari harga-nya yang kalo gak salah 45rb-an. Tapi bukunya asli loh, bukan bajakan... duh, kalo barang bagus, rugi kaya'nya beli bajakan... kasian dong Andrea Hirata.. inget bo'i respect piracy eh.. salah.. respect privacy maksudnya... heheheheee.... Akhirnya g pikir, dah terlanjur di toko buku, lagian g dah ngiler berat liat novelnya.. mana tahaaaannn, kudu nunggu sampe hari Senin. Mahal dikit gak pa pa... yang penting bisa menuntaskan dahaga ku hahahaha..
Abis itu, ke salon, makan... laper boo..., abis makan beli oleh2x buat orang rumah trus langsung pulang deh, sebelum tiba-tiba muncul misi-misi lainnya yang merusak isi debit card g... hehehee.. perjalanan masih jauh ke akhir Desember...
Well, that was my last Me Time... how 'bout you friend..? Sebenernya Me Time, gak harus dgn belanja or ngluarin duit juga. G sendiri rada aneh juga, kok gak ada tsunami gak ada gunung meletus tiba-tiba kepengen beli cd kompilasi kaya' gitu... yang mana, isi nya tuh lagu-lagu yang bertema caring and loving... kaya' lagi fall in love aja g... Gak percaya..? nih g kasih lyric lagu Born to Love You :
You walk into my life
and change the balance of my days
With your eyes you say
I am yours and you are mine
But still, something's very wrong
no I can't just go along
Though you want to stay
I must find a reason to delay.
Chorus :
We're not the same
you play a game I know
But if I keep my feelings strong
I'll find the song to sing
though I can tell we're
worlds apart and in my heart it's clear that
love has found a cloudy day
I'm here to say that
I was born to love you
Such a lovely face with a warm and
tender smile, though I want you so
something deep inside keeps saying
Dont trust your heart this time
could my mind be playing games
am I so betrayed that my heart and mind can never be the same ?
Hmm.. this song I dedicated to my someone special....
Me Time g terakhir itu, ya, sabtu kemarin (abis gajian ni... :p ), pulang kursus, langsung ke Margo City, hmm rencananya sih cuma pengen beli kado buat Vini, abis do'i ul-tah bulan Oktober, sampe kemarin itu blom g kasih kado... duh, ngaku-nya best friend :). Nah misi pertama, cari kado dah dapet, tiba-tiba, kok jadi banyak yang harus g beli ya..? cari novel-nya Maryamah Karpov lah, cari cd-nya The Groove lah... wakss... The Groove..? hare gene nyari CD The Groove..? Salesperson di disctara aja, ampe setengah idup nyariin CD The Groove, nglayanin request g yang rada nyleneh. G bilang, "pokoknya mas, cariin deh si The Groove, di CD kompilasi walopun cuma ada 1 lagu doang juga gpp", haduh.. kasian juga tuh si mas. Tetep gak ketemu juga.. (lagian.. hare gene nyari The Groove, grup nya aja dah almarhum..), akhirnya, sambil setengah memelas, si mas-nya minta g ninggalin kartu nama, nanti kalo ada akan dihubungin, ya udah d, terpaksa g tinggalin kartu namanya. Nah, untuk mengkompensasi kekecewaan g karena gak dapet The Groove, g beli cd lain lagi, wah, tuh wajah nya si mas, langsung berbinar-binar.. *blink...blink...* akhirnya g beli 2 cd deh, cd kompilasi lagu barat yang jadul tapi masih yahud didenger sama the best nya roxette (ini g beli karena g punya versi kaset sementara di rumah dah g punya tape). Di cd kompilasi itu, g beli karena kesengsem sama All I Am -nya Heatwave. Tapi dari cd itu, ada lagu yang g "serrr..." banget kalo ngedengernya, yang judulnya Born to Love You - Geoorge Duke... romantis banget kan judulnya..?
Misi berikutnya, ke toko buku beli novel Maryamah Karpov, g dah tunggu-tunggu, tadinya sih mau beli di toko buku dekat kampus, lumayan bisa dapet diskon 15rb-an. Soalnya waktu g beli Edensor, cuma 31rb dari harga-nya yang kalo gak salah 45rb-an. Tapi bukunya asli loh, bukan bajakan... duh, kalo barang bagus, rugi kaya'nya beli bajakan... kasian dong Andrea Hirata.. inget bo'i respect piracy eh.. salah.. respect privacy maksudnya... heheheheee.... Akhirnya g pikir, dah terlanjur di toko buku, lagian g dah ngiler berat liat novelnya.. mana tahaaaannn, kudu nunggu sampe hari Senin. Mahal dikit gak pa pa... yang penting bisa menuntaskan dahaga ku hahahaha..
Abis itu, ke salon, makan... laper boo..., abis makan beli oleh2x buat orang rumah trus langsung pulang deh, sebelum tiba-tiba muncul misi-misi lainnya yang merusak isi debit card g... hehehee.. perjalanan masih jauh ke akhir Desember...
Well, that was my last Me Time... how 'bout you friend..? Sebenernya Me Time, gak harus dgn belanja or ngluarin duit juga. G sendiri rada aneh juga, kok gak ada tsunami gak ada gunung meletus tiba-tiba kepengen beli cd kompilasi kaya' gitu... yang mana, isi nya tuh lagu-lagu yang bertema caring and loving... kaya' lagi fall in love aja g... Gak percaya..? nih g kasih lyric lagu Born to Love You :
You walk into my life
and change the balance of my days
With your eyes you say
I am yours and you are mine
But still, something's very wrong
no I can't just go along
Though you want to stay
I must find a reason to delay.
Chorus :
We're not the same
you play a game I know
But if I keep my feelings strong
I'll find the song to sing
though I can tell we're
worlds apart and in my heart it's clear that
love has found a cloudy day
I'm here to say that
I was born to love you
Such a lovely face with a warm and
tender smile, though I want you so
something deep inside keeps saying
Dont trust your heart this time
could my mind be playing games
am I so betrayed that my heart and mind can never be the same ?
Hmm.. this song I dedicated to my someone special....
Langganan:
Entri (Atom)
